RSS

Jatuh Cinta

22 Jan

Jika aku boleh memilih, aku memilih untuk tidak jatuh cinta
Aku pernah dapat satu email yang isinya tentang pernikahan, di dalamnya terselip kata-kata ini. kenapa? bukankah dunia ini ada karena cinta, bukankah “semua karena cinta”, semua orang jatuh cinta, semua orang mencari cinta, tapi kenapa ada kata-kata seperti ini. Atau sebenarnya bukan jatuh cinta yang ditakutkan, tapi patah hatilah yang dihindarkan.
mmmmmm…. Sebegitu sakitkah patah hati?
Hheheheheeh

Kenapa setiap orang menghindari patah hati? Katanya lebih baik sakit gigi daripada sakit hati, benarkah begitu? hehehhehe
Kalo sakit gigi nya barengan dengan sakit hati, apes dong ya… dah jatuh tertimpa tangga. Hahahhahaha

Lalu apakah sebaiknya tidak jatuh cinta?

Katanya cinta tertinggi adalah cinta untuk Allah semata. Dan cinta-cinta yang lain haruslah tidak melebihi cinta pada Allah, sehingga saat cinta itu harus pergi, kita takkan pernah takut apakah akan mendapatkan cinta lagi, karena kita punya satu cinta yang sangat hakiki ini.

Ada kata-kata yang kusukai banget tentang jatuh cinta
“Jika cinta hinggap dihati, Tuhan, beri aku sayap dan biarkan aku terbang cepat
Sehingga setan tak sempat hinggap”
*Dari buku kupinang Engkau dengan Hamdalah*(red:maaf kata-katanya rada dibolak-balik, lupa persisnya)
Ada satu lagi yang kusukai
“Ya Allah, jika orang lain memohon semoga mereka menikah dengan orang yang mereka cintai
Tapi aku dengan kerendahan hati meminta, semoga aku mencintai orang yang kunikahi”
Bukankah ini kata-kata yang sangat manis? Meminta dengan sangat pasrah, dengan sangat ikhlas menerima siapapun yang ditetapkan oleh Allah untuk kita, dan mencintainya. Karena cinta setelah pernikahan lah yang merupakan cinta yang sebenarnya

 
4 Comments

Posted by on January 22, 2007 in MY OWN

 

4 responses to “Jatuh Cinta

  1. bahtiar

    February 15, 2007 at 6:23 pm

    wah … cintah 😦

    commentnya singkat tapi dalem banget Mas… mo curhat??? 🙂

     
  2. rusle

    March 1, 2007 at 10:51 am

    cintah….

     
  3. TA Baktiar

    March 27, 2007 at 11:55 am

    Welele…wellle,
    Jatuh cinta…
    Bukankah cinta ini ada puisi unt kamu.

    Hanya waktukah??
    Yang mampu menjawab,

    Bila kelak
    Rana kehidupan menjejal napas
    Iman adalah taruhan
    Do’a adalah harapan

    Ikhtiar suci mengiringi langkah
    Tauhid adalah akhirnya.
    AlLah…AlLah…AlLah

     
  4. Boe

    August 12, 2007 at 4:56 pm

    G suka dengan kalimat :
    “………
    Tapi aku dengan kerendahan hati meminta, semoga aku mencintai orang yang kunikahi”

    jadi ingat kata2, lebih baik memberi daripada menerima….

    huahuahuahua… kapan g nikahnya yha??
    mana bisa hanya memegang kalimat : Tapi aku dengan kerendahan hati meminta, semoga aku mencintai orang yang kunikahi”…..

    jadi bingung nih…

     

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: