RSS

Thanks God, Akhirnya Mogok Kerja-nya Berakhir..

25 Nov

Jam 16.15 Wita, 25 Nov 2007, pak Ichsan menelpon dan bilang, “Titin, aksi mogok kerja sudah selesai, hari ini telah dicapai kesepakatan dan semua karyawan akan kembali bekerja seperti biasa”. Syukurlah 🙂 , walau kesepakatan yang diperoleh belum kuketahui, tapi rasanya lega banget, dan tidak lama setelah itu aku tau ada pawai keliling sebagai ungkapan kelegaan dari para karyawan.

Entah bagaimana suasana di kantor esok hari, karena beberapa hari ini banyak orang berselisih karena berada di tempat yang berbeda.

Update Pasca Mogok Kerja
3 hari pasca mogok… Apakah minggu kemarin benar-benar terjadi mogok kerja? kenapa saat ini rasanya seperti tak terjadi apa-apa? Pabrik jalan dengan tenaga penuh dan semua line dijalankan. Asap yang di produksi menegaskan keadaan tersebut dari jarak jauh. Katanya target produksi masih bisa dipenuhi. “Ketakutan” akan masih adanya sisa-sisa dendam dari karyawan yang mogok dan tidak ikut mogok sepertinya juga sudah bisa dihilangkan.

Untuk hal ini aku cukup salut ke management yang langsung meminta supervisor up untuk terjun ke bawah dan memberi pengarahan bahwa sekarang kita adalah satu team. Lupakan tentang pertentangan yang baru saja terjadi, ibarat rumah tangga, pertengkaran itu biasa, tapi selalu ada jalan untuk berkomunikasi dan mencari solusi. Jangan sampai gara-gara merasa dendam terjadi perkelahian di kantor, kalau itu sampai terjadi, orang yang terlibat dengan alasan apapun, akan langsung diberi warning, sesuai aturan KKB yang berlaku.

Entah kalau di departement lain, tapi kalau di SCM, semua bersikap baik-baik aja. Semua tetap berkumpul seperti tidak terjadi apa-apa. Terlepas dari apa isi kesepakatan yang ditanda tangani tersebut (tidak dipublish di Intranet, tapi dalam satu hari aku dapat forward-an 3 kali, hehhehe), terlepas dari siapa yang rugi dan dirugikan, masing-masing pihak sama-sama belajar dari kejadian ini.

Kerugian sekian juta pound Nickel bukanlah pengalaman yang manis untuk terulang lagi, capek fisik dan mental yang dirasakan karyawan yang mogok juga bukan hal yang indah untuk dilakukan lagi. Perasaan dilematis antara memilih Serikat atau Inco juga bukan sesuatu yang bisa dibanggakan.

Saat ini, jika lewat gate 1, masih ada 2 WC darurat yang dibangun oleh INCO waktu mogok kerja terjadi. Bangunan darurat plus tanki penampung warna orange tersebut seolah-olah seperti monument peringatan kalau disana pernah terjadi mogok kerja oleh ribuan karyawan Inco yang berlangsung damai, tanpa kekerasan.

 
7 Comments

Posted by on November 25, 2007 in MY OWN

 

7 responses to “Thanks God, Akhirnya Mogok Kerja-nya Berakhir..

  1. sultanhabnoer

    November 25, 2007 at 11:32 pm

    Titin ikut mogok juga ya?

    Wah, kalo saya ikut mogok, ga bakal sempat update Blog mas… hehehehhe. Karena saya merasa sudah mendapat fasilitas yang sangat cukup dari perusahaan, dan merasa sangat-sangat cukup, jadi saya memilih untuk tidak ikut mogok. Bukan karena saya menganggap mogok kerja itu salah, hanya karena saya punya penilaian sendiri. ^_^

     
  2. pank

    November 26, 2007 at 3:01 pm

    Alhamdulillah akhirnya..g ada lg laporan update tiap hari…. *Sambil bersiul minum kopi burjo*

    Maksudnya???? hhehehhe… Jd mau ku update apa nih? hasil kesepakatan antara serikat dan management? hahahhahaha… Seperti yang ada di comment-nya chaos under Sepinya Soroako, ini adalah kesepakatan win-win solution. 🙂

     
  3. arenasimulasi

    November 27, 2007 at 7:57 pm

    Yg jelas tulisannya lgsg dihubung-hubungkan sama inventory & warehouse, ya kan mbk…
    Biar saya bisa baca.

    to Pank:
    Baru tahu td kl mr Annas Mochas sdh masuk juga ke agregator planetsorowako

    Iya ya, tulisan inventory dan warehouse-nya belum siap untuk di publish. heheheheh… alasannya… karena kalau mendekati akhir tahun, mesti nyiapin banyak report. Dan parahnya audit memilih akhir tahun juga untuk datang. Dan tiap audit meminta data yang berbeda, capek kan??? hehehhehe.. apa kutulis tentang audit Inventory dan Warehouse aja ya, buat ngelepasin uneg-uneg.. ^_^

     
  4. nurdinhalid

    December 9, 2007 at 4:44 am

    mbak ayo donk ini artikel dimasukin lintas berita ta jamin bisa jadi terpilih !

    ini pujian ya?? hehhe.. makasie ya…, di blog aja dah cukup koq.. semua juga bisa baca. 🙂

     
  5. pank

    December 14, 2007 at 3:03 pm

    ayo ngeronda..ayo blogwalking…ayo ngeblog..ngeblog…ngeblog…*gubraks*

    Ayo selesai-in skripsi.. hehehehhehe. kapan wisuda???

     
  6. Quinta

    May 15, 2009 at 4:08 pm

    Ketika mogok kerja terjadi , kedua belah pihak mengalami kerugian, tapi bila mogok kerja tidak dilakukan oleh karyawan/buruh, maka posisi buruh, akan mudah diinjak oleh pengusaha, jadi mogok dapat menjadi sebuah pilihan “TERAKHIR” untuk menaikkan posisi agar sejajar dengan pengusaha.
    salam

     

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: