RSS

Tag Archives: Business Strategy

Supplier-Buyer Dependency

Kalau berbicara mengenai hubungan antara supplier-buyer… mesti dilihat kekuatan dan ketergantungan satu sama lain, walaupun sifatnya berupa hubungan timbal balik dan tidak bisa dilepaskan. Baik buyer ataupun supplier harus mengetahui posisi dan kekuatan diri sendiri dan pihak lainnya untuk memastikan hubungan yang terjalin berjalan dengan baik dan lancar. Kalau masing-masing pihak telah mengetahui posisi dan kekuatan masing-masing, hubungan keduanya bisa berlanjut ke tingkatan yang lebih dari sekedar penjual dan pembeli, seperti hubungan konsep partnership, cooperation, dan integrasi, bahkan aquisition. Jika satu perusahaan belum mengetahui posisi mereka, kecenderungan yang terjadi adalah ketergantungan pada pihak lain, atau bahkan arogansi yang berlebihan sehingga mengancam kelangsungan perusahaan.

Jika satu perusahaan berada dalam posisi not being dependent, atau berada dalam posisi independence, maka akan memiliki lebih banyak kebebasan memilih dalam melakukan tindakan dan kebijakan untuk mencapai goal atau tujuan, yang jika di persempit dalam konsep penjual pembeli, penjual atau pembeli yang independence  mempunyai keuntungan yang lebih, karena memiliki lebih banyak kebebasan membuat pilihan untuk menentukan jalannya hubungan jual beli, termasuk kekuatan saat melakukan negosiasi. *Garis bawahi memiliki lebih banyak pilihan, karena tidak berarti perusahaan yang independence bisa melakukan apa saja yang diinginkan atau mendikte pihak lain.

Jika satu perusahaan terlalu tergantung pada pihak lainnya, biasanya menghasilkan hasil yang tidak optimal. Walaupun penilaian dependency dan independency juga tidak bisa dilakukan melalui pilihan ya dan tidak, dalam artian tidak semua independency baik, dan tidak semua dependency tidak baik, tapi banyak hal yang harus diperhatikan, termasuk kekuatan pihak lainnya.

Jadi, apa saja faktor yang bisa mempengaruhi dependency suatu perusahaan atau organisasi? Dalam tulisan yang sudah cukup lama, (Determinants of dependence in dyadic buyer-supplier relationship, dan menjadi sumber utama tulisan ini), Gelderman dan Van Weele memberikan model tentatif penyebab ketergantungan suatu organisasi.

1. Nilai transaksi (Financial Magnitude), yang dibandingkan dengan total input yang diperoleh supplier (ketergantungan terhadap buyer) atau total output yang dikeluarkan buyer (ketergantungan terhadap supplier).

Read the rest of this entry »

 
Leave a comment

Posted by on September 13, 2014 in BOUT SCM, MY OWN

 

Tags: ,

Value

Different people has their own value, sometimes they valued the price more than quality, sometimes they valued time more than price, family more than career, safety more than production, and so on and so forth.

I have a good example about the value differences between my value and other’s value when I asked iPad2’s price to one of a friend that has access to buy from abroad last month. It just a simple question and answer, but in the end, he told me (which is actually good suggestion if my value and his are similar) “Titin, it’s better if you buy a motorcycle than you buy iPad2” okaaaayyyy…. For me, that’s kinda weird suggestion since I need mobile device that is comfortable to read email, and do some works and also must be lighter than my macbook, and he suggested a motorcycle. That’s not related at all, you can’t replace iPad2 with motorcycles. It will be reasonable if he suggested to buy galaxy or playbook or other tablets that is easier to get and cheaper.

But, after I analyze the different value between his and mine, I understand why he could come out with the idea. Maybe because he valued the price while I valued the need and the function. For him, when the price between 2 items are similar, he chooses to buy the bigger one or more functional one, while for me, since iPad2’s functions cannot be replaced by motorcycles, it useless if I accept the suggestion.

That’s a story, now let’s talk about customer’s value. Each customer/group of customers has its own value, to be success, the product must be something that could reach the value and there is not yet specific product or service had addressed that value. One of the biggest shampoo/soap producer knew this value very well when they produce sachet package for suburban people. Read the rest of this entry »

 
Leave a comment

Posted by on June 16, 2011 in EDISI KULIAH, MY OWN

 

Tags: